Mengenal dan Memahami Investasi

Pengertian Investasi adalah suatu aktivitas menempatkan dana pada satu periode tertentu dengan harapan penggunaan dana tersebut bisa menghasilkan keuntungan dan/atau peningkatan nilai investasi.

Mengenal 3 konsep dasar investasi

Jika Anda belum yakin, atau masih awan dengan investasi dan masih enggan untuk menginvestasikan sebagian penghasilan ,berikut konsep dasar tentang investasi yang perlu Anda ketahui:

1. Bunga Majemuk yang Menguntungkan

Bahasa sederhana dari bunga majemuk adalah bunga yang menghasilkan bunga.

Contoh sederhananya jika anda berinvestasi 10 juta rupiah, dengan bunga 10% per tahun, maka uang tersebut kana menjadi 11 juta di akhir tahun.

Jika uang Anda tetap diinvestasikan kembali, maka dasar penghasilan Anda bukan lagi 10 juta seperti di awal, tapi sudah berkembang menjadi 11 juta, dan di akhir tahun depan nya lagi, uang anda akan menjadi 12.100.000 rupiah, begitu seterusnya.

Menarik bukan, itulah sebabnya para investor melakukan investasi sejak dini karena semakin lama investasi semakin banyak bunga majemuk yang bisa didapat.

2. Pentingnya Management Alokasi Aset

Aset yang dimaksud disini adalah modal yang anda investasikan. Alokasi aset adalah menyebarkan modal yang Anda miliki ke berbagai jenis produk investasi sesuai dengan profil resiko dan pemodalan. Harapannya jika investasi di salah satu produk gagal maka masih ada investasi lain yang mungkin bisa untung.

Dalam investasi Anda harus tahu, apakah butuh pertumbuhan modal (capital gain) atau pemasukan rutin (cash flow). Kedua, Anda perlu mengenal konsep bahwa uang Rp100.000 sekarang lebih berharga daripada Rp100.000 di waktu lima tahun ke depan. Kemudian, pamahi cara kerja produk investasi.

Alokasi aset jugalah yang nantinya mempengaruhi tingkat pengembalian yang akan didapatkan oleh investor di masa mendatang.

3. Memilih Alokasi yang Tepat

Selain mengetahui pentingnya alokasi, anda juga perlu memilih dengan tepat produk investasi yang cocok dengan Anda.

Jika Anda memiliki modal yang kuat, berani mengambil resiko yang tinggi dan ingin berinvestasi dalam jangka waktu panjang, maka membeli saham perusahaan ataupun reksa dana bisa menjadi pilihan tepat.

Semakin Anda memiliki banyak tanggung jawab , Anda perlu mempertimbangkan membeli produk yang aman, misalnya emas ataupun deposito.

Apa itu high risk high return?

Prinsip high risk high return digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan keuangan, terutama investasi. Investasi sendiri dapat dipahami sebagai tindakan penanaman modal pada suatu perusahaan dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang.

Dalam berinvestasi tentu tak hanya semata-mata ada pengembalian atau keuntungan saja, tetapi juga ada risiko yang umumnya merepresentasikan kondisi yang tidak diharapkan yakni kerugian.

Lantas jenis investasi apa yang cocok Anda terapkan? Anda perlu menentukan produk berdasarkan kondisi keuangan dengan contoh berapa banyak uang yang dapat Anda investasikan setiap bulan.

Mengenal Tingkat Resiko dan Pengembalian

Investasi penting untuk mempersiapkan masa depan finansial yang lebih baik. Berinvestasi bisa dibilang gampang-gampang susah, tidak hanya membutuhkan modal tapi juga perencanaan yang baik. Kita perlu tahu bahwa setiap jenis ataupun produk investasi memiliki tingkat resiko dan nilai pengembalian yang berbeda-beda.

Ada investasi yang tingkat resikonya rendah, tetapi tingkat pengembaliannya juga rendah (low risk low return), tapi ada juga yang yang tingkat resikonya tinggi dan tingkat pengembaliannya tinggi, hal demikian biasanya dikenal dengan prinsip high risk high return.

Kesimpulan :

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memahami tentang kekuatan bunga majemuk dan mulai berinvestasi sejak dini.

Kedua, Anda juga penting untuk memahami konsep alokasi aset yang akan menentukan imbal hasil yang akan didapatkan saat berinvestasi.

Jangan pernah mulai berinvestasi tanpa adanya pengetahuan sama sekali, sebab hal tersebut akan merugikan diri sendiri.

Saran, karena menabung bukan solusi untuk kaya, baiknya seberapapun uang yang anda miliki ataupun yang bisa anda sisihkan, segera saja sisihkan. Dan Anda juga perlu tahu, inflasi terjadi setiap tahun, uang 1 juta yang anda simpan di bank atau dompet anda, mungkin sudah tidak bernilai sama satu tahun kedepannya.

Menurut anda investasi apa yang menarik untuk dicoba khususnya untuk pemula yang masih awam? Dan Investasi apa yang cukup menjanjikan untuk dimiliki dalam jangka waktu panjang?

Source simulasikredit.com koinworks.com
1 Comment
  1. Demon says

    Thanks for sharing gan

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Maksimalkan blog untuk mencapai kebebasan finansial.
Mohon isi data, kami akan kirim eBook ke email Anda.
close-link
1 Shares
Share1
Tweet
Pin
Share